Penelitian Tentang Teripang Emas Untuk Dunia Pengobatan Tradisional

penelitian tentang teripang emas

Selamat datang di jellygamatwalatra.com. Dalam indahnya kesempatan ini kami akan berbagi informasi mengenai Penelitian Tentang Teripang Emas. Silahkan simak dengan baik untuk menambah pemahaman dan pengetahuan Anda. Selamat membaca dan semoga bermanfaat.

Daftar Isi :

Mengenal Tentang Teripang Secara Umum

Teripang adalah invertebrata (hewan tanpa tulang belakang) laut yang telah mendapatkan popularitas di kalangan peneliti dalam beberapa dekade terakhir. Ini semua bukan hanya karena nilai gizi yang terkandung didalamnya, tetapi juga karena potensi manfaat kesehatan dan kegunaan terapi dari teripang itu sendiri.

Survei yang dilakukan para peneliti secara luas mengungkapkan bahwa teripang memiliki sejarah panjang sebagai makanan tradisional sekaligus obat tradisional. Sebagian besar penggunaan teripang telah divalidasi melalui penelitian ilmiah. – Penelitian Tentang Teripang Emas

Secara umum, terdapat segudang komponen bioaktif dalam teripang seperti chondroitin sulfat, glikosida triterpen (saponin), lektin, heparin, cerberosides, ganglosides, peptida bioaktif, sterol serta asam lemak omega-3 dan 6.

Beberapa kandungan tersebut diantaranya bersifat sebagai sifat antitumor, anti-angiogenik, antitrombotik, anti kanker, antioksidan, antikoagulan, anti-inflamasi, antijamur, antihipertensi dan antimikroba.

Secara keseluruhan, dapat disimpulkan bahwa beberapa jenis teripang dapat dieksplorasi sebagai sumber potensial bernilai tinggi untuk makanan fungsional, dan industri nutraceutical (cabang ilmu farmasi yang membahas perpaduan antara dunia farmasi dan gizi dalam makanan). – Penelitian Tentang Teripang Emas

Jenis Jenis Teripang

Jenis jenis teripang sebenarnya sangat beragam, yaitu mencapai 1200-1400 jenis. Kebanyakan dari jenis jenis tersebut merupakan teripang beracun dan hanya sebagian kecil jenisnya saja yang bisa dikonsumsi sebagai makanan maupun obat.

jenis jenis teripang

Di Indonesia sendiri, ada beberapa jenis teripang yang biasa dikonsumsi dan diperjual belikan. Jenis jenis tersebut diantaranya adalah teripang emas, teripang duri / kasar, teripang kapuk / batu, teripang bintik, teripang susu / koro, teripang lotong, teripang hitam polos, teripang putih / pasir / gosok, teripang hitam, teripang olok olok, teripang getah / keling, teripang jepun, dan teripang kasur / kolong. – Penelitian Tentang Teripang Emas

Namun dari sekian banyaknya teripang yang sering dikonsumsi masyarakat Indonesia, ada satu jenis teripang yang patut menjadi sorotan. Menariknya, hanya jenis teripang tersebutlah yang mengandung Gamapeptide, yaitu kandungan aktif yang dapat mengobati luka, mencegah inflamasi, mengurangi rasa sakit, dan lainnya. Jenis teripang tersebut adalah teripang emas (Golden Stichopus Variegatus).

Selain itu, teripang emas merupakan teripang yang kandungan gizinya cukup kompleks. Apa saja keunggulan lain dari teripang ini? Mari kita kupas tuntas. – Penelitian Tentang Teripang Emas

Teripang Emas (Golden Stichopus Variegatus)

Teripang emas memiliki ciri fisik yang berwarna kuning keemasan dan akan menjadi kecoklatan jika dikeringkan. Teripang ini banyak ditemukan di area pasir putih terumbu karang Indonesia dan perairan Indo-Pasifik lainnya. Teripang jenis inilah yang banyak digunakan sebagai ramuan obat herbal. Apa yang menjadikannya demikian? Kita bahas dari mulai kandungan gizinya. – Penelitian Tentang Teripang Emas

Kandungan Gizi Teripang Emas Dan Khasiatnya

1. Protein 86,8%

  • Perbaikan dan pertumbuhan jaringan tubuh
  • Sebagai pembentuk anti bodi, enzim dan hormon
  • Sumber energi untuk tubuh
  • Membantu metabolisme tubuh

2. Asam Amino (18 Asam Amino Dengan 9 Asam Amino Esensial)

Asam amino yang terkandung dalam teripang emas diantaranya :

  • Arginin : berfungsi sebagai penyusun sel sistem reproduksi dan kolagen
  • Asam Eicosapentaenat (EPA) 25,69% :
    • Menghalangi pembentukan prostaglandin penyebab radang
    • Menjaga sekaligus memperbaiki jaringan yang rusak dengan menumbuhkan sel sel baru yang lebih sehat
  • Asam Docosahexaenat (DHA) 3,69% :
    • Berperan sebagai asam lemak utama pada sel sistem reproduksi dan otak
    • Membantu pertumbuhan otak dan serabut saraf
    • Membantu kerja otak dan kemampuan belajar
    • Nutrisi untuk retina mata sehingga menjaga fungsi penglihatan
    • Menurunkan risiko penyakit jantung dan stroke dengan menurunkan trigliserida serta mencegah penimbunan plak pada dinding pembuluh darah oleh lemak jahat (LDL)
    • Membantu mencegah munculnya penyakit kanker dan memperlambat proses penuaan
  • Dll

3. Kolagen 80,0%

  • Menjaga serta memperbaiki kesehatan otot, tulang dan sendi
  • Efektif dalam mempercepat penyembuhan luka
  • Mencukupi kebutuhan asupan nutrisi untuk kulit
  • Menjaga kesehatan paru paru dan lambung
  • Merangsang regenerasi sel sel tubuh
  • Meningkatkan sistem kekebalan tubuh

4. Mineral

Mineral yang terkandung dalam teripang emas cukup beragam, diantaranya :

  • Besi / Fe : Berperan dalam pembentukan sel darah merah
  • Zink / Zn : Memproduksi insulin dan sel sistem reproduksi
  • Magnesium / Mg : Membantu kinerja sistem saraf dan fungsi jantung
  • Cromium / Cr : Meningkatkan kualitas fungsi insulin
  • Selenium / Se : Sebagai antioksidan untuk meningkatkan daya tahan tubuh
  • Kalsium / Ca : Menjaga kesehatan tulang dan gigi serta membantu proses metabolisme tubuh

5. Vitamin

Berbagai vitamin yang terkandung dalam teripang emas :

  • Vitamin A :
    • Menjaga kesehatan mata
    • Mencegah kanker
    • Menjaga fungsi dan kekebalan tubuh
    • Mencegah penuaan
  • Vitamin B1 :
    • Sebagai bagian dari enzim
    • Mengkonversi karbohidrat menjadi energi
    • Menjaga fungsi syaraf
    • Membantu proses metabolisme
  • Vitamin B2 :
    • Membantu regenerasi energi
    • Membangun jaringan yang sehat
    • Mencegah tubuh dari kelelahan
    • Melindungi sel dari berbagai kerusakan
    • Berperan untuk pembentukan molekul steroid, sel darah merah dan glikogen
    • Menyokong pertumbuhan berbagai organ tubuh, seperti kulit, rambut dan kuku
  • Vitamin B3 :
    • Menjaga sistem pencernaan dan saraf
    • menunjang kesehatan kulit
    • Membantu proses metabolisme
    • Menurunkan kolesterol jahat (LDL) dan meningkatkan kolesterol baik (HDL)
    • Menjaga kadar gula darah dan tekanan darah

6. Saponin

  • Bertindak sebagai perangsang untuk mencegah masalah impotensi
  • Meningkatkan metabolisme energi dan mengatasi kelelahan
  • Meningkatkan sistem kekebalan tubuh
  • Bersifat sebagai antioksidan, antimikroba dan anti kanker
  • Merangsang pembentukan sumsum tulang
  • Memproduksi sel darah merah

7. Omega 3, 6 dan 9

  • Nutrisi yang baik untuk otak, jantung dan pembuluh darah
  • Menjaga sekaligus meningkatkan sistem kekebalan tubuh
  • Mencegah dan mengatasi kekentalan darah
  • Mengendalikan lemak dan tekanan darah
  • Memelihara sirkulasi darah
  • Menurunkan kolesterol jahat (LDL)

8. Glucosamine dan Chondroitin

  • Meningkatkan sistem kekebalan tubuh
  • Mencegah inflamasi dan mengurangi rasa sakit
  • Merangsang pertumbuhan tulang rawan dan pembentukan cairan persendian atau sinovial
  • Mengatur tingkat keenceran darah agar tetap dalam keadaan normal
  • Memperbaiki jaringan tulang rawan yang rusak
  • Memelihara kesehatan tulang dan sendi secara menyeluruh

9. Antiseptik

  • Membunuh atau menghambat pertumbuhan mikroorganisme pada jaringan yang hidup seperti pada permukaan kulit dan membran mukosa.
  • Lebih aman diaplikasikan pada jaringan hidup dibandingkan antibiotik

10. Protein Lektin

  • Memiliki aktivitas anti kanker bahkan memiliki efek positif terhadap perlawanan virus HIV
  • Bersama asam amino Trypsin meningkatkan aktivitas agglutinasi (aktivitas darah dalam proses pembentukan antibodi dari serangan bakteri / mikroorganisme yang menginfeksi darah)

11. Mukopolisakarida atau Glycosaminoglycan Acid (GAGs)

  • Meningkatkan sistem kekebalan tubuh
  • Bersifat sebagai anti tumor, anti kanker, anti inflamasi dan antivirus
  • Mencegah kekentalan dan penggumpalan darah dengan menjaga tingkat keenceran darah dalam tahap normal
  • Mengurangi rasa sakit dan mempercepat penyembuhan luka
  • Menenangkan ketegangan saraf
  • Mengurangi trigliserida dan kolesterol jahat (LDL)
  • Mencegah penuaan dini
  • Mengendalikan lemak dan mengurangi kadar gula dalam darah

12. Glikoprotein

  • Memberikan dukungan struktural untuk sel
  • Membantu membentuk jaringan ikat dan memperlancar pencernaan dengan memproduksi sekresi dan lendir di saluran pencernaan
  • Memungkinkan pengembangan jaringan fungsional dalam tubuh

13. Gamapeptide

  • Mengaktifkan pertumbuhan dan aktivitas sel-sel
  • Menenangkan dan menstabilkan emosi
  • Memelihara sirkulasi darah
  • Mencegah inflamasi dan mengurangi rasa sakit
  • Mempercepat penyembuhan luka 3x lebih cepat dari biasanya
  • Membuat kulit menjadi lebih muda dan meningkatkan kecantikan

14. Cell Growth Factor

  • Bertanggung jawab untuk menstimulus proses regenerasi atau peremajaan sel
  • Berperan dalam mempercepat penyembuhan luka

15. Philinopside A dan E serta Kondroitin Sulfat

  • Menghambat proliferasi serta menunjukkan aktivitas antiangiogenik
  • Mencegah pengeroposan tulang
  • Meningkatkan ketahanan tulang dari berbagai tekanan

Penelitian Tentang Teripang Emas

penelitian tentang teripang emas2

Prof. Ridzwan Hashim
(National University of Malaysia)

Dalam buku yang ia tulis dengan judul ”Sea Cucumber, A Malaysian Heritage”, ia mengungkapkan bahwa sebelum kini diandalkan untuk makanan kesehatan abad 21, penelitian mengenai teripang emas atau yang dikenal dengan gamat sebenarnya telah dilakukan sejak tahun 1980.

Beberapa pernyataan beliau mengenai teripang emas diantaranya :

“Teripang emas mengandung cell growth factor (CGF) yang bertanggung jawab dalam menstimulus proses regenerasi dan peremajaan sel serta berperan dalam mempercepat penyembuhan luka”


“Berkat kandungan Phosphate Buffered Saline (PBS), teripang emas mampu menghambat pertumbuhan bakteri Streptococcus Pneumoniae penyebab radang sinusitis. Selain itu, protein dan 18 asam amino didalamnya mampu meregenerasi sel dan memperkuat hati untuk mengeluarkan antibodi sehingga mempercepat penyembuhan hepatitis.” (Trubus online, 1 januari dan 1juli 2009)


“Teripang emas mengandung protein sebesar 86,8% yang mudah diuraikan oleh enzim pepsin. Dari jumlah tersebut sekitar 80,0% berupa kolagen yang berfungsi untuk mengikat jaringan dalam pertumbuhan tulang dan kulit. Dalam pertumbuhan tulang, suplemen kalsium saja tidak cukup untuk memperkuat tulang karena tulang terdiri dari kalsium fosfat dan kolagen sebagai pengisi. Tulang menjadi rapuh dan mudah pecah seperti kaca jika tanpa kolagen. Tetapi bila tanpa kalsium, tulang akan kenyal seperti karet. Oleh karena itu diperlukan komposisi yang seimbang antara keduanya. Selain merawat tulang dan sendi, kolagen bersama keratin juga bertanggung jawab terhadap kekenyalan kulit”

– Penelitian Tentang Teripang Emas –

Dr.Ir. Ahkam Subroto,M.App Sc
LIPI (Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia)

“Kandungan protein cukup tinggi yang mencapai 86,8% dalam teripang emas sangat baik apabila diberikan pada penderita diabetes melitus. Protein ini berperan dalam meregenerasi sel beta pankreas yang meningkatkan produksi insulin” (Trubus 441, Agustus 2006, halaman 109).

Ilmuwan Cina Dalam Hasil Studi yang Diterbitkan Bulan Agustus 2005
(judul : Cancer Biology & Therapy)

“Teripang mengandung senyawa yang dikenal sebagai E philinopside, atau PE. Kandungan tersebut dapat menghambat pembentukan pembuluh darah yang memasok nutrisi kepada tumor sehingga mampu menekan pertumbuhan dan proliferasi tumor dalam tubuh”

Prof. Zaiton Hassan dan MA Kaswandi
(Universitas Putra Malaysia dan Universitas Kebangsaan Malaysia)

“Teripang emas yang mengandung asam docosahexanat (DHA) dapat menurunkan trigliserida darah penyebab penyakit jantung. Kandungan asam lemak DHA dalam teripang emas (golden stichopus variegatus) relatif tinggi yaitu sebesar 3,69 %.”

Ilmuwan Brasil Dalam Hasil Studi yang Diterbitkan Bulan September 1996
(judul : The Journal of Biological Chemistry)

“Dalam teripang emas yang diketahui mengandung kolagen, protein dan CGF, ternyata juga terdapat kandungan kondroitin sulfat yang dapat berfungsi sebagai antikoagulan.”

Dr Oetjoeng Handajanto Sukajadi
(Ahli Terapi Kolon dari Bandung Lulusan Fakultas Kedokteran Bochum University, Jerman)

“Pada tahun 2004, saya kira ekstrak teripang emas hanya sebagai suplemen. Saat diberikan pada penderita gangren atau luka akibat diabetes mellitus, luka nya cepat mengering dalam hitungan hari.

Dan setelah diteliti, itu karena teripang emas kaya kolagen yang dapat meningkatkan regenerasi sel-sel mati akibat luka sehingga mempercepat penyembuhan. Nutrisi pada teripang emas juga mampu merangsang kelenjar pankreas untuk memproduksi insulin.

Selain itu, teripang ini juga dapat memperbaiki kinerja ginjal dan limfa sehingga gula dapat dicerna dengan baik. Senyawa aktif tersebut juga berguna untuk mengatasi luka dinding lambung penderita maag akut dan gangguan pencernaan.”

– Penelitian Tentang Teripang Emas –

Prof Alejandro M.S Mayer, Ph.D.,M.S.Ed Lulusan Dari Midwestern University, Chicago College of Osteopathic Medicine dan Department of Pharmacology
(Dalam Hasil Studi Berjudul “Marine Drugs” yang Diterbitkan Bulan Oktober 2011)

“Mengkonsumsi teripang emas atau ekstraknya dapat mempercepat penyembuhan luka dan meregenerasi sel sel yang rusak karena kandungan tertentu yang terdapat didalamnya mampu berfungsi dalam pembentukan jaringan baru dalam waktu singkat. Itu dibuktikan dengan kecepatan regenerasi jaringan tubuhnya yang telah rusak karena terluka.”

Prof.Dr.Hassan Yaakob, Phd
(Universitas Malaysia)

“Teripang emas mampu meningkatkan sistem imun, mengurangi rasa sakit dan gatal pada permukaan kulit, melancarkan peredaran darah, menurunkan kadar gula dan kolesterol, menyembuhkan penyakit maag dan asma kronis, merontokkan racun pada hati dan menurunkan tekanan darah.

Selain itu, teripang emas juga dapat digunakan untuk bahan perawatan kecantikan dan penyembuhan luka bagi para ibu pascabersalin berkat kandungan protein dan kolagen yang cukup tinggi.

Teripang emas juga mengandung asam amino cukup lengkap berupa palmitat, miristat, palmitoleat, oleat, stearat, linoleat, arakhsidat, eicosapentaenat, behenat, docosahexaenat dan erusat. Asam amino inilah yang dapat memepercepat penyembuhan luka dan meregenerasi sel pada luka 3 kali lebih cepat dari biasanya.”


Dr. Zen Djaja, M.D
(Ahli dan Praktisi Pengobatan Herbal dari Malang, Jawa Timur)

“Berkat kandungan asam aminonya, teripang emas sangat berperan penting dalam memperbaiki metabolisme tubuh sehingga tidak terjadi pengendapan batu ginjal. Kandungannya dapat membantu kerja enzim oksidase urat alias urikase sehingga kristal kalsium tak terbentuk.

Kalaupun sudah terbentuk kristal kalsium yang tak larut dalam air dan menumpuk di ginjal, asam amino dalam teripang emas dengan bantuan enzim urikase akan mengubah kristal kalsium menjadi allantoin yang larut dalam air, lalu keluar bersamaan dengan urine.”


Prof. Aleli Gana dan Dr. Florinia Merca
(Fakultas Kimia, University of the Philippines, Filipina)

“Senyawa aktif bernama lektin yang terkandung pada teripang yang mampu menghambat pertumbuhan sel kanker. Penelitian menunjukkan teripang emas pada konsentrasi 50 mikrogram menggumpalkan dan menghadang pertumbuhan sel kanker dan efektif menghancurkan miom pada rahim.”

Walter Kee Mun Yee
(Ahli Nutrisi di Pulau Langkawi, Malaysia, Alumnus Wisconsin University)

“Teripang emas dapat digunakan sebagai obat untuk penyakit nyeri sendi akibat asam urat. Itu karena kandungan kondroitin sulfat dan glukosamin yang terdapat didalamnya. Kondritin sulfat berperan memulihkan penyakit sendi, sedangkan glukosaminoglikan merupakan zat antithrombogenik pelancar peredaran darah yang menggumpal. Pada penderita penyakit asam urat, jumlah glukosamin dan kondritin cenderung lebih sedikit.”

– Penelitian Tentang Teripang Emas –

Elizabeth E. Gana dan Dr Florina E. Merca
(Universitas Los Banos, Filipina yang Melakukan Penelitian Pada Akhir Tahun 2002)

“Teripang emas mengandung lektin, yaitu protein tanpa kekebalan yang berinteraksi dengan gula, tetapi tidak menyatu menjadi produk baru. Lektin dapat digunakan sebagai penghambat perkembangbiakan sel HIV. Lektin bekerja dengan cara menggumpalkan sel jahat yang masuk dan menghancurkannya. Lektin juga berperan sebagai indikator adanya tumor.”

Yun Guang Tong
(Divisi Farmakologi Antitumor, Shanghai Institute of Materia Medica, Chinese Academy of Sciences, Shanghai, China)

“Ekstrak teripang emas bersifat sebagai anti kanker. Itu karena kandungan saponin yang terkenal sebagai filinopsida A yang ampuh mencegah pembentukan pembuluh darah baru pada sel kanker atau tumor. Jika pembentukan pembuluh darah baru terhambat, maka perkembangan sel kanker pun akan terhambat.” (Trubus online, 1 Desember 2008)

Dr. Mittchell Kurk
(Pusat Revitalisasi Biomedis, New York, Amerika Serikat)

“Teripang emas sangat berkhasiat dalam meningkatkan kesehatan fisik bagi 70% penderita radang sendi akibat asam urat. Ini karena kandungan glukosamin dapat merangsang tubuh agar mensekresikan cairan sinovial untuk lubrikasi persendian.”

Li Z, Wang H dan Zhang G
(Shanghai Institute of Hematology, Shanghai Second Medical University, China)

“Teripang emas dapat berperan sebagai anti penggumpalan dan pembekuan darah karena adanya senyawa Glucasaminoglycans (GAGs) yang pada konsentrasi 5 mikrogram/ml mampu menyembuhkan stroke iskemik otak dan penyakit jantung iskemik.

Kinerja dari GAGs ini adalah dengan menghambat aktivitas pembekuan darah melalui penghambatan monomer fibrin dan meningkatkan aktivitas plasmin. Plasmin merupakan enzim pengurai protein plasma darah yang menurunkan kekentalan darah.”


Hsi-Hsien Liu
(Periset National Chung-Hsing University, Taiwan)

“Berkat senyawa glikosaminoglikan yang juga mengandung asam heksosamin dan heksuronat, teripang emas memiliki efek penurunan lemak alias hipolipidemik. Itu serupa dengan yang terkandung dalam teripang Metriatyla scabra.”

– Penelitian Tentang Teripang Emas –

Jaime Rodriguez
(Fakultas Kimia Universidad de Santiago de Compostela, Spanyol)

“Saya mengekstrak 300 teripang emas dalam pelarut metanol. Dalam uji praklinis, ekstrak teripang emas aktif membunuh sel heLa (tumor rahim) dan B-18-Fl (melanoma). Senyawa yang berperan adalah glikosida yang bersifat antitumor dan antikanker. Teripang itu juga mengandung 0,93 g glikosida. Kandungan glikosida dalam teripang emas terdiri atas 40 mg holothurinoside A, 9 mg holothurinoside B, 15 mg holothurinoside C, 10 mg holothurinoside D, dan 20 mg holothurin A. Kelima senyawa itulah yang terbukti efektif menggempur tumor.” (Trubus online, 1 April 2009)

AM Popov
(Institut Pasifik Kimia Bioorganik Akademi Ilmu Pengetahuan Rusia)

“Teripang emas berefek sitotoksik alias pembunuh sel kanker berkat kandungan glikosida seperti echinosida A dan B, holotoksin A1, holothurin A dan B, serta curucumariosida G1. Glikosida merupakan senyawa alami yang bersifat antitumor dan antikanker. Kandungan filinopsida A dalam teripang emas ampuh menekan pertumbuhan tumor. Musababnya filinopsida bersifat antiangiogenesis alias mencegah pembentukan pembuluh darah mikro baru. Akibatnya sel tumor gagal berkembang dan mati akibat tak mendapatkan pasokan nutrisi.” (Trubus online, 10 Januari 2009)

Harga Teripang Emas

Dilansir dari website bahasikan.com, harga teripang emas / kg nya dalam bulan ini adalah sebagai berikut :

  • Teripang Emas Basah : Rp 2.400.000
  • Teripang Emas Kering Kelas 1 : Rp 3.350.000
  • Teripang Emas Kering Kelas 2 : Rp 3.800.000

Mengapa bisa semahal itu? Ini karena rasa daging teripang emas lebih enak dan beratnya yang bisa menjapai 1 kg per ekor. Selain itu, teripang emas banyak dicari karena memiliki manfaat untuk mengobati ginjal yang rusak dan berbagai penyakit berat yang lainnya.

Lantas bagaimanakan cara mendapatkan khasiat dari teripang emas jika harganya cukup mahal seperti itu? Apakah ada alternatif lain yang terpercaya sehingga kandungannya benar benar murni tanpa hilang sedikitpun dan tanpa bahan kimia? Berikut akan kami sampaikan solusinya. – Penelitian Tentang Teripang Emas

Cara Mendapatkan Khasiat Teripang Emas

Anda hanya perlu membeli produk herbal dari ekstrak teripang emas yaitu Qnc Jelly Gamat yang sudah memiliki legalitas resmi dari BPOM RI dan mengantongi Sertifikat HALAL MUI sehingga kealamian dan khasiat kandungannya terjaga secara utuh. Dengan membeli Qnc Jelly Gamat yang seharga Rp. 155.000 / botolnya, Anda akan mendapat semua khasiat dari teripang emas tersebut.

Tabel Informasi

qnc jelly gamat

Nama Produk Qnc Jelly Gamat
Harga Rp. 155.000,- / botol (Belum termasuk ongkir)
Bentuk Cair / sirup
Rasa Tawar / Netral (Sebagian berpendapat gurih)
Isi 300 ml
Komposisi Ekstrak Teripang Emas, Sweetener Stevia, Air RO (Reverse Osmosis), Pengemulsi Nabati, Essen Natural, Ekstrak Buah & Sayur
Aturan dan Cara Konsumsi
  • Untuk menjaga kesehatan : 2×1 sendok makan perhari
  • Untuk terapi sakit ringan : 2×2 sendok makan perhari
  • Untuk terapi penyakit berat : 3×3 sendok makan perhari
  • Sebagai obat oles: 2x sehari

*Untuk bayi <5 bulan cukup dikonsumsi oleh sang Ibunda.

Legalitas Resmi BPOM TR 173301471 dan Halal MUI
Produsen CV. Jogja Natural Herbal
Kelompok Pemakai Semua orang
Kode Produk JNQ
Keterangan: JNQ adalah kode produk dari Qnc Jelly Gamat yang wajib anda cantumkan dalam setiap pemesanan agar barang yang anda maksud tidak tertukar dengan produk lain.
Informasi Selengkapnya Silahkan klik link berikut ini : InfoLengkapQnc

Tabel Harga

tabel harga

Cara Pemesanan

Untuk pemesanan otomatis lewat WhatsApp, Klik Pesan Disini!!!
Untuk via sms, silahkan kirim pesan dengan format pemesanan seperti berikut :
cara pemesanan


Penelitian Tentang Teripang Emas – Baca juga :

Layanan Konsultasi Gratis!!!

< Healthcare >

Sekian informasi singkat yang dapat kami sampaikan mengenai Penelitian Tentang Teripang Emas. Semoga penjelasannya mudah dipahami dan menjadi ilmu yang bermanfaat bagi pembacanya.

diposting oleh: jellygamatwalatra.com

Share is Care :

Bagikan lewat Bagikan lewat Bagikan lewat Bagikan lewat

Sumber :

  • Tampilkan »

    • Wikipedia
    • US National Library of Medicine, National Institutes of Health, (2011 Oct 10) High Value Components and Bioactives from Sea Cucumbers for Functional Foods – A Review
    • US National Library of Medicine, National Institutes of Health, Int J Cancer. (2005 May 10) Philinopside A, a novel marine-derived compound possessing dual anti-angiogenic and anti-tumor effects.
    • Molecular Pharmacology, Philinopside E, a New Sulfated Saponin from Sea Cucumber
    • Supplier Teripang, Jenis Jenis Teripang Yang Ada Di Indonesia
    • Medium, Manfaat Teripang Emas Untuk Kesehatan
    • Lainnya : Keyword Penelitian Tentang Teripang Emas

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *